Tampilkan postingan dengan label Sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sex. Tampilkan semua postingan

8 Nov 2014

10 Manfaat Sex bagi Kesehatan

Tahukah Anda, Ladies, bahwa berhubungan intim bukan hanya menyenangkan, tapi juga menawarkan manfaat bagi kesehatan tubuh Anda?

1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh
"Orang-orang yang aktif melakukan hubungan seksual lebih jarang sakit," beber seksolog Yvonne K. Fulbright, PhD.

Mereka yang berhubungan intim lebih terlindungi dari kuman, virus, dan beragam pengganggu kesehatan lainnya. Para peneliti dari Wilkes University, Pennsylvania menemukan bahwa responden yang berhubungan intim 1-2 kali seminggu memiliki antibodi lebih banyak daripada responden yang jarang berhubungan intim.

2. Meningkatkan libido
Kalau Anda mendambakan kehidupan seksual yang menggairahkan, "Justru aktivitas seksual efektif meningkatkan libido," kata dr. Lauren Streicher, asisten profesor obstetri dan ginekologi klinis di Feinberg School of Medicine, Chicago.

Bagi perempuan aktif seperti Anda, Ladies, rutin berhubungan intim penting karena bisa menambah lubrikan vagina, memperlancar aliran darah, dan menjaga elastisitas otot-otot vagina. Kalau gairah Anda mulai meredup, cobalah atur jadwal agar tidak terlalu padat, terapkan teknik-teknik relaksasi, kemudian ajak si dia menjelajah teknik dan posisi baru.

3. Memperkuat kendali kandung kemih
Otot-otot pelvis yang kuat dibutuhkan untuk menghindari inkontinensia (kesulitan mengendalikan keinginan untuk buang air), kondisi yang bisa menimpa 30 persen perempuan pada suatu masa dalam hidupnya. Bagaimana cara melatihnya? Ya, dengan berhubungan intim. Orgasme memicu kontraksi otot-otot pelvis, menjadikannya lebih kuat.

4. Menurunkan tekanan darah
Beragam penelitian membuktikan adanya kaitan antara aktivitas seksual dan tekanan darah lebih rendah. Yang penting, hubungan intim itu dilakukan dengan pasangan, bukan masturbasi.

5. Membakar kalori
Walau takkan pernah menggantikan efektivitas treadmill, hubungan intim bisa membakar kalori. Bahkan lebih baik dari berjalan kaki!

Jaiya Kinzbach, seksolog sekaligus penulis buku Touch Red Hot,  menyarankan agar Anda selalu mengawali hubungan intim dengan foreplay. "Ciuman dan belaian membakar 90 kalori per jam," katanya. Saling melepas pakaian secara perlahan bukan hanya memancing gairah, tapi juga membakar 8-10 kalori. Pijatan lembut namun kuat membakar 80 kalori per jam. Dan seks oral selama 30 menit membakar 100 kalori. Wow!

6. Mengurangi risiko serangan jantung
Seks yang baik juga baik bagi jantung Anda. Selain meningkatkan detak jantung, rutin berhubungan intim menjaga keseimbangan hormon estrogen maupun testosteron.

"Kalau kadar estrogen atau testosteron terlalu rendah, berbagai masalah bermunculan, termasukosteoporosis dan penyakit jantung," jelas dr. Joseph Pinzone dari Amai Wellness. Pria yang berhubungan intim setidaknya 2 kali seminggu ternyata 50% lebih rendah risikonya terkena serangan jantung dibandingkan pria yang jarang berhubungan intim.

7. Meredakan nyeri
Ketika mengalami sakit kepala, daripada minum aspirin, sebaiknya Anda coba dulu alami orgasme, Ladies.

"Orgasme memblokir nyeri karena melepas hormon yang meningkatkan ketahanan tubuh terhadap rasa sakit," kata Prof. Barry R. Komisaruk dari University of New Jersey. Stimulasi tanpa orgasme juga cukup ampuh. Stimulasi pada organ intim Anda, misalnya, bisa memblokir nyeri kronis di punggung dan kaki. Bahkan, dengan menyentuhnya sendiri, Anda bisa meredakan kram haid, nyeri akibat artritis, serta sakit kepala.

8. Mengurangi risiko kanker prostat
Pria yang sering ejakulasi, setidaknya 21 kali sebulan, memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat.

9. Memperbaiki kualitas tidur
Kalau Anda sering menggerutu melihat pasangan yang tidur seusai berhubungan intim, kini saatnya berhenti, Ladies. Justru hubungan intim dan orgasme melepas hormon prolactin, yang menimbulkan relaksasi dan efek mengantuk. Kenapa ini penting?

10. Mengurangi stres
Dengan relaksasi yang bisa Anda peroleh dari hubungan intim, hormon-hormon yang membuat tubuh Anda nyaman pun terlepas. Saling menyentuh dan berpelukan pun bisa membuat otak "girang" kok. Lebih dari itu, keintiman juga meningkatkan kepercayaan diri Anda.

Untuk mencapai hidup sehat, Anda tentunya perlu memenuhi kebutuhan penting lainnya, Ladies. Termasuk menjaga pola makan sehat, tidur yang cukup, serta menghindari alkohol dan nikotin. Tapi, kalau ternyata hubungan intim bisa jadi "suplemen" menyehatkan, kenapa tidak?

19 Mar 2013

Fakta Menyakitkan Dibalik Pembuatan Film Dewasa



Tujuan ditulisnya artikel ini bukan untuk mengajak Anda menonton film dewasa. Tetapi untuk memberitahukan kepada Anda, fakta menyedihkan yang tidak terlihat dibalik layar. Dengan artikel ini, diharapkan dapat menurunkan ataupun menghilangkan minat Anda kepada film yang merusak moral tersebut.

Gadis cantik, bertubuh s*ksi dan mata yang membangkitkan gairah seakan-akan berkata “i want You“. Itu kesan yang terlihat di setiap sampul film dewasa. Tapi, bisa jadi itulah tipuan terbesar sepanjang masa.

Fakta dibalik Pembuatan Film dewasa adalah sebagai berikut:

Jadwal Syuting yang Padat

Artis film dewasa 100% berbohong kalau mereka bilang menikmati pembuatan film yang mereka perankan. Meski artis wanita bisa dibayar 10 kali lipat dari pemeran pria tapi dalam proses pembuatan film dewasa bisa berlangsung 18 jam sehari untuk menghemat budget dan dalam sehari mereka bisa shoting utk 3-4 scene berbeda.

Menahan Rasa Sakit

Setiap scene-nya bisa berlangsung berjam-jam, tergantung dari apakah artisnya bisa 'tampil' sesuai dengan harapan sang sutradara atau apakah si artis harus istirahat dulu karena rasa sakit saat melakukan adegan hardcore. Seperti adegan anal s*ks yang seringkali harus dihentikan karena ada yang seharusnya tidak boleh tampil

Berusaha Menenangkan Diri

Saat menunggu scene berikutnya biasanya artis film dewasa menghabiskan waktu di restroom untuk minum minuman keras atau memakai narkoba untuk mengurangi rasa malu dan sakit dalam adegan berikutnya.

Untuk diketahui, di industri film dewasa, tes yang wajib dilakukan untuk tiap aktor & artis adalah test HIV (sebulan sekali) sedangkan test drugs tidak ada.

Menyiksa Secara Fisik dan Mental

Situasi saat syuting film dewasa sangat menyiksa baik secara fisik maupun mental khususnya untuk artis wanita karena 12-18 orang berdiri dibalik layar, mulai dari sutradara dan asistennya, fans berat yang dapat tontonan langsung sampai tukang lampu dan fotografer yang punya hak untuk mem-'freeze' adegan tertentu agar bisa diambil sudut pemotretan yang terbaik.

Penuh Kebohongan

Artis p adalah pembohong profesional karena kalau mereka menceritakan kenyataan sebenernya maka hancurlah fantasi yang ada di tiap kepala ngeres para penggemar dan sekaligus menghancurkan karir 'indah' mereka. Dan disinilah ironisnya karena sudah terbiasa berbohong, para artis film ini biasanya malah punya kemampuan akting yang lebih baik dari kebanyakan bintang hollywood.

Penyakit Menular

66% artis film dewasa menderita herpes dan sekitar 12-28% menderita penyakit menular seksual lainnya.

Inilah kisah dan pengakuan Shelley Lubben tentang masa buruk dan seluk beluk industri maksiat itu. Tulisan ini diturunkan sebagai pelajaran bagi kita semua. Terutama para aktivis yang 'menurut mata' terhadap dampak industri p*rnografi.

Berdasarkan pengakuan mantan artis film dewasa terkenal, Shelley Lubben:

Percayalah, Aku tahu

“Aku dulu pernah melakukannya sepanjang waktu dan aku melakukannnya karena Nafsuku akan kekuasaan dan kecintaanku kepada uang. Aku tidak pernah menyukai s*ks. Bahkan Aku tidak menginginkannya dan faktanya aku lebih banyak minum Jack Daniels (jenis minuman alkohol import original. Sejenis Jhonny Walke yang juga masuk Indonesia) daripada bersama para pria yang dibayar seperti aku untuk 'berpura-pura' di film.

Ya, bear! Tidak ada diantara kami, gadis-gadis blonde yang menyukai being in p*rn movie. Kami benci disentuh oleh orang asing yang sama sekali tidak peduli dengan kami. Kami benci dianggap rendah oleh mereka, laki-laki dengan keringat dan bau busuknya. Beberapa diantara kami sering sampai muntah di kamar mandi saat break syuting. Sedangkan yang lainnya berusaha menenangkan diri dengan merokok tanpa henti.

Tetapi P*rn Industry (industri p*rnografi) ingin agar kamu selalu berpikir kalau kami artis film dewasa sangat menyukai s*ks. Mereka ingin kamu percaya bahwa kami senang dilecehkan seperti binatang dalam berbagai jenis adegan di film.

Kenyataannya, artis film dewasa sering tidak tahu apa saja adegan yang akan mereka lakukan saat pertama kali datang ke lokasi syuting dan kami hanya diberi dua pilihan oleh produser: “Lakukan atau Pulang Tanpa Bayaran. Kerja atau tidak akan bisa kerja lagi.”

Iya, Memang Benar Kami Punya Pilihan

Beberapa diantara kami memang sangat memerlukan uang. Tapi kami dimanipulasi, dipaksa bahkan diancam.

Beberapa diantara kami terjangkit AIDS karena profesi ini. Atau tertular herpes dan berbagai macam penyakit kelamin lain yang sukar disembuhkan. Salah seorang artis film dewasa setelah syuting dengan menahan sakit sepanjang hari setelah sampai dirumah menembak kepalanya dengan pistol.

Kebanyakan dari artis film dewasa mungkin berasal dari keluarga yang berantakan dan pernah mengalami pelecehan seksual dan perkosaan dari keluarga atau tetangganya sendiri. Saat kami kecil kami hanya ingin bermain dengan boneka, bukan mendapatkan trauma saat seorang laki-laki dewasa berada diatas tubuh kami.

Jadi sejak kecil kami belajar bahwa s*ks bisa membuat kami berharga. Dan dengan semua pengalaman mengerikan itu kami menipu kalian di depan kamera padahal sebenarnya kami membenci di setiap menitnya.

Karena trauma itu kebanyakan artis film dewasa hidupnya tergantung kepada alkohol dan narkotika. Dan hidup kami juga selalu diliputi ketakutan akan terjangkit HIV atau penyakit kelamin lainnya seperti Herpes, gonorrhea, syphilis, chlamydia, dan lain-lain yang setiap hari menghantui kami.

Menurut catatan Shelley dalam situs web-nya, sebelas bintang p*rnografi mati akibat HIV, bunuh diri, pembunuhan dan obat pada tahun 2007. Antara 2003 dan 2005, 976 orang pemain dilaporkan dengan 1.153 hasil positif STD. 66% dari pemain p*rnografi terkena Herpes, penyakit yang tak dapat disembuhkan.

Memang setiap bulan kami diperiksa tapi kamu tahu, kalau hal tersebut tidak akan bisa mencegah kami tertular penyakit-penyakit mematikan itu. Selain penyakit, adegan syuting tidak kalah mengerikannya, banyak dari kami mengalami luka sobek atau luka pada organ tubuh bagian dalam kami.

Diluar syuting kami sering berharap bisa menjalani hidup yang normal. Tapi sangat sulit menjalin hubungan yang normal dengan laki-laki ‘biasa’, maka dari itu kebanyakan dari kami menikah dengan sutradara film dewasa atau menjalani hidup sebagai lesbian.

Buat aku, momen yang tidak akan terlupakan adalah ketika tanpa sengaja anak perempuanku melihat ibunya yang telanjang sedang berciuman dengan gadis lain. Anakku pasti akan terus mengingatnya juga.

Pada hari yang lain kami bisa berubah seperti zombie dengan botol bir di tangan kanan dan gelas wisky di tangan kiri. Kami tidak suka bersih-bersih jadi sering kali kami harus menyewa pembantu untuk membersihkan kotoran kami. Selain itu artis film dewasa benci memasak sendiri. Biasanya kami memesan makanan yang kemudian kami muntahkan lagi karena kebanyakan dari kami menderita bulimia, semacam gejala lapar yang tidak pernah terpuaskan.

Bagi artis film dewasa yang memiliki anak, kami adalah ibu yang paling buruk. Kami menjerit dan bahkan memukul anak kami tanpa alasan. Seringkali saat kami begitu mabuknya sampai-sampai anak kami yang berumur 4 tahun yang menyeret kami dari lantai. Dan ketika ada tamu (kebanyakan karena alasan s*ks) kami harus mengunci anak kami terlebih dulu dikamar dan menyuruh mereka untuk diam.

Kalau aku biasa membekali anak gadisku dengan pager dan kusuruh dia menungguku di taman sampai aku selesai dengan tamuku.

Semua Tipuan

“Kalau kamu bisa melihat lebih dalam kehidupan artis film dewasa mungkin kamu akan kehilangan minat menonton film dewasa. Kenyataan sebenarnya kami artis film dewasa ingin mengakhiri semua rasa malu ini dan semua trauma dalam hidup kami. Tapi sayangnya kami tidak bisa melakukannya sendiri.

Kami berharap kalian kaum pria membantu kami, memperjuangkan kebebasan dan kehormatan kami. Kami ingin kalian memeluk kami saat kami menghapus air mata dan menyembuhkan luka di hati kami. Kami berharap kalian mau berdoa untuk kami dan semoga Tuhan akan mendengar dan mengampuni semua kesalahan kami di masa lalu.

Industri film dewasa tidak lebih dari 's*ks palsu' dan 'tipuan kamera'. Percayalah…….!

Janganlah melihat sesuatu dari luarnya saja karena tidak jarang justru nilai-nilai yang lebih substansial berada jauh didalamnya. Begitu juga dalam realitas film dewasa. Dari sini setidaknya kita mengetahui bahwa ternyata film dewasa itu bisa kita sebut sebagai fasilitas 'hiburan' yang menyakitkan, jadi apakah anda akan tetap ingin terus menonton 'hiburan' ini? Terserah Anda.

26 Apr 2012

Pendidikan Seks

Mengapa Perlu Pendidikan Seks?

Anak-anak dan remaja rentan terhadap informasi yang salah mengenai seks. Jika tidak mendapatkan pendidikan seks yang sepatutnya, mereka akan termakan mitos-mitos tentang seks yang tidak benar. Informasi tentang seks sebaiknya didapatkan langsung dari orang tua yang memiliki perhatian khusus terhadap anak-anak mereka.
Hasil survey Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks pranikah. Angka yang memprihatinkan di negeri yang cukup menjunjung tinggi nilai moral sehubungan seks. Mengapa mereka bisa melakukan hubungan seks pranikah? Penyebabnya karena kurangnya pendidikan seks kepada anak dan remaja. Kapan pendidikan seks bisa mulai dilakukan?

Kapan Pendidikan Seks Dimulai?

Kapan pendidikan seks bisa mulai diberikan kepada anak? Beberapa orang tua sering menjawab pertanyaan seks dengan jawaban singkat: "Tunggu kamu besar!". Sebenarnya waktu terbaik memberikan pendidikan seks adalah sejak dini! Pendidikan seks dimulai bahkan sejak anak masih balita.
Jika Anda menunda memberikan pendidikan seks pada saat anak Anda mulai memasuki usia remaja, maka itu sudah terlambat. Karena di zaman di mana informasi mudah didapat dari Internet dan teman sebaya, maka saat anak usia remaja mereka telah mengetahui lebih banyak tentang seks dan kemungkinan besar dari sudut pandang yang salah.

Bagaimana Pendidikan Seks Diberikan?

Bagaimana cara terbaik memberikan pendidikan seks kepada anak-anak Anda? Berikut ini beberapa tahapan umur dan cara memberikan pendidikan seks sesuai dengan tingkat usia anak Anda.
  • Balita (1-5 tahun)

    Pada usia ini, Anda bisa mulai menanamkan pendidikan seks. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mulai memperkenalkan kepada si kecil organ-organ seks miliknya secara singkat. Tidak perlu memberi penjelasan detail karena rentang waktu atensi anak biasanya pendek.

    Misalnya saat memandikan si kecil, Anda bisa memberitahu berbagai organ tubuh anak, seperti rambut, kepala, tangan, kaki, perut, dan jangan lupa penis dan vagina atau vulva. Lalu terangkan perbedaan alat kelamin dari lawan jenisnya, misalnya jika si kecil memiliki adik yang berlawanan jenis.

    Selain itu, tandaskan juga bahwa alat kelamin tersebut tidak boleh dipertontonkan dengan sembarangan, dan terangkan juga jika ada yang menyentuhnya tanpa diketahui orang tua, maka si kecil harus berteriak keras-keras dan melapor kepada orang tuanya. Dengan demikian, anak-anak Anda bisa dilindungi terhadap maraknya kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksual terhadap anak.
  • Usia 3-10 tahun

    Pada usia ini, anak biasanya mulai aktif bertanya tentang seks. Misalnya anak akan bertanya dari mana ia berasal. Atau pertanyaan yang umum seperti bagaimana asal-usul bayi. Jawaban-jawaban yang sederhana dan terus terang biasanya efektif.

    Contoh #1: "Bayi berasal dari mana?" Anda bisa menjawab dari perut ibu. Atau Anda bisa tunjukkan seorang ibu yang sedang hamil dan menunjukkan lokasi bayi di perut ibu tersebut.

    Contoh #2: "Bagaimana bayi keluar dari perut Ibu?" Anda bisa menjawab bayi keluar dari lubang vagina atau vulva supaya bisa keluar dari perut ibu.

    Contoh #3: "Mengapa bayi bisa ada di perut?" Anda bisa menjawab bahwa bayi di perut ibu karena ada benih yang diberikan oleh ayah kepada ibu. Caranya adalah ayah memasukkan benih tersebut menggunakan penis dan melalui vagina dari ibu. Itu yang dinamakan hubungan seks, dan itu hanya boleh dilakukan oleh pria dan wanita yang telah menikah.
  • Usia Menjelang Remaja

    Saat anak semakin berkembang, mulai saatnya Anda menerangkan mengenai haid, mimpi basah, dan juga perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada seorang remaja. Anda bisa terangkan bahwa si gadis kecil akan mengalami perubahan bentuk payudara, atau terangkan akan adanya tumbuh bulu-bulu di sekitar alat kelaminnya.
  • Usia Remaja

    Pada saat ini, seorang remaja akan mengalami banyak perubahan secara seksual. Anda perlu lebih intensif menanamkan nilai moral yang baik kepadanya. Berikan penjelasan mengenai kerugian seks bebas seperti penyakit yang ditularkan dan akibat-akibat secara emosi.
Menurut penelitian, pendidikan seks sejak dini akan menghindari kehamilan di luar pernikahan saat anak-anak bertumbuh menjadi remaja dan saat dewasa kelak. Tidak perlu tabu membicarakan seks dalam keluarga. Karena anak Anda perlu mendapatkan informasi yang tepat dari orang tuanya, bukan dari orang lain tentang seks.
Karena rasa ingin tahu yang besar, jika anak tidak dibekali pendidikan seks, maka anak tersebut akan mencari jawaban dari orang lain, dan akan lebih menakutkan jika informasi seks didapatkan dari teman sebaya atau Internet yang informasinya bisa jadi salah. Karena itu, lindungi anak-anak Anda sejak dini dengan membekali mereka pendidikan mengenai seks dengan cara yang tepat.