24 Des 2012

Kuning Telur vs Putih Telur



Telur enak dijadikan lauk dan mengandung protein yang tinggi. Telur juga menyimpan berbagai nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan antioksidan. Telur juga di percaya dapat meningkatkan stamina sehingga cocok dikonsumsi oleh seorang atlet.

Sebutir telur rebus ada di hadapan Anda dan siap disantap. Bagian mana yang paling suka Anda konsumsi, putih telur atau bagian kuning telurnya?

Banyak orang yang tidak menyukai kuning telur karena menganggap bagian tersebut menyebabkan penambahan lemak berlebih dalam tubuh. Namun ternyata kuning telur juga sama bernutrisinya dengan putih telur.

Toh, bagian manapun yang paling Anda sukai, baik putih telur maupun kuning telur memiliki manfaat positif untuk kesehatan. Seperti putih telur yang kaya protein dan rendah lemak, yang bagus untuk mereka yang ingin mendapatkan otot tubuh yang lebih berotot. Tak masalah Anda hanya makan putih telur, asalkan juga mendapatkan nutrisi lain dari makanan lainnya.

Kuning telur pun memiliki keuntungan untuk kesehatan. Rona Lewis, Pelatih Fitnes dan Lifestyle mengungkapkan, kandungan kolesterol yang ada dalam kuning telur tidak mempengaruhi kondisi tubuh.

Jika Anda membuang kuning telur, maka Anda kehilangan nutrisi dan kandungan lemak bermanfaat yang terdapat di dalamnya. Diantaranya omega-3, vitamin D, folat dan kalsium.

Perbandingan Kuning Telur dan Putih Telur

Mana yang Lebih Bernutrisi? Telur Utuh, Kuning atau Putihnya? 

Kuning telur

Sebagaimana diketahui bahwa kuning telur kaya akan kandungan vitamin dan mineral, khususnya: vitamin A, vitamin B2, asam folat, vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, zat besi, kalsium, Omega-3, phosphor, potassium dan kolesterol, yang perlu anda waspadai terhadap kuning telur adalah kandungan kolesterolnya yang tinggi yaitu sekitar 185 mg kolesterol, sementara kebutuhan tubuh akan kolesterol hanya berkisar 300 mg.

Tentu saja situasi ini sangat berbahaya bagi anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa tubuh tidak akan menyerap terlalu banyak kolesterol yang bersumber dari kuning telur.

Putih telur

Berbeda dengan kuning telur, putih telur relatif aman untuk di konsumsi, karena putih telur tidak mengandung lemak seperti halnya kuning telur. Putih telur lebih banyak mengandung protein (40 jenis), tentu saja protein dengan kualitas terbaik.

Putih telur juga menghasilkan protein yang langsung bisa diserap oleh tubuh sedangkan protein dari makanan lain yang mengandung protein seperti daging-dagingan atau minuman berprotein harus dipecah dulu oleh tubuh sebelum dapat diserap. Proses yang lama ini menyebabkan tubuh hanya bisa menerima 1/3 saja dari protein asli. Sementara dengan putih telur, protein langsung diserap oleh tubuh 100%.

Oleh karena itu, jika anda sedang dalam proses penyembuhan dan tidak terlalu suka dengan susu, maka putih telur merupakan salah satu alternatif terbaik untuk mempercepat proses penyembuhan anda.

Simak berbagai kandungan putih dan kuning telur selengkapnya seperti yang dilansir dari Boldsky berikut ini.

  • Putih telur biasanya lebih dipilih oleh penderita diabetes karena rendah kolesterol. Selain itu dengan mengonsumsi putih telur, seseorang mendapatkan nutrisi cukup tanpa meningkatkan berat badan.
  • Sementara itu, kuning telur kaya akan kalori dan kolesterol, sehingga banyak orang yang berdiet lebih memilih untuk menghindarinya.
  • Mengonsumsi kuning telur dalam jumlah banyak dalam satu waktu cukup penting. Sebab kolesterol dalam kuning telur adalah kolesterol baik yang mampu menurunkan risiko serangan jantung.
  • Hal yang perlu diingat, mengonsumsi kuning telur untuk meningkatkan kolesterol baik tidak lantas semata-mata mampu menurunkan kadar kolesterol jahat bersamaan.
  • Jika dibandingkan dengan putih telur, kuning telur lebih banyak mengandung kalsium, zat besi, fosfor, zinc, thiamin, vitamin B6, folat, vitamin B12, dan asam pantotenat.
  • Namun sebenarnya kedua putih dan kuning telur kaya akan vitamin A, B12, dan riboflavin.
  • Lemak tak jenuh dalam kuning telur baik untuk penderita jantung untuk mengontrol kadar gula dan kolesterol dalam darah mereka.

Kandungan Gizi Dalam Telur

 

Supaya Anda tidak menerka-nerka mengenai kandungan gizi dalam telur. Berikut ini terdapat informasi gizi dalam sebutir telur berukuran sedang dan masih mentah yang memiliki berat 44 gram atau sekitar 1,5 ons. Berikut ini terdapat informasi gizi dalam sebutir telur berukuran sedang dan masih mentah yang memiliki berat 44 gram atau sekitar 1,5 ons.

Kolesterol

Kadar kolesterol yang terkandung dalam telur ayam berukuran sedang mengandung 186 miligram kolesterol, dan hampir semua kolesterol dalam telur terdapat di bagian kuning telur. Namun jangan lantas Anda memilih tidak makan telur. Kolesterol dalam telur masih dianggap aman jika dikonsumsi setiap hari, karena batas aman pengonsumsian kolesterol harian adalah 300 mg/hari.

Kalori

Sebutir telur utuh berisi total 66 kalori, dimana 41 kalori berasal dari lemak dan 25 kalori dari protein. Putih telur mengandung 14 kalori yang semuanya berasal dari protein. Dan tidak ada bagian di telur yang menjadi sumber karbohidrat.

Lemak

Telur mengandung sekitar 4,5 gram lemak dan hampir semuanya berada di kuning telur. Setiap gram lemak memiliki 9 kalori. Jadi, satu porsi telur mengandung 4,5 x 9 = 41 kalori dari lemak. Lemak jenuh dalam telur sekitar 1 gram dan 3,5 gram lemak tak jenuh.

Protein

Sebutir telur mengandung sekitar 6,3 gram protein. Setiap protein mengandung 4 kalori, sehingga satu porsi telur mengandung 6,3 x 4 = 25 kalori dari protein. Putih telur mengandung 3,6 gram protein, sehingga putih telur dari sebutir telur adalah 3,6 x 4 = 14 kalori dari protein.

Tapi tahukah Anda apa efek samping dari terlalu banyak makan telur?

Kanker

Menurut hasil penelitian, mengkonsumsi telur terlalu banyak dalam sehari dapat mengakibatkan terkena penyakit kanker prostat, terutama pada pria.

Flu burung dan bakteri

Menkonsumsi telur setengah matang memang bagus, dikarenakan kaya akan protein. Tetapi akan menjadi penyebar penyakit flu burung jika telur tersebut mengandung virus H5N. Untuk itu, masaklah telur hingga matang.

Tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke

Telur juga kolestrol yang tinggi, mengkonsumsi telur terlalu banyak dapat memicu terjadi tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.

Alergi

Bagi orang yang alergi dengan telur ayam, menkonsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan tubuh gatal gatal, terutamanya pada putih telur.

Jerawat

Kebanyakan makan telur juga dapat mengakibatkan wajah berjerawat, tentu sangat di benci oleh para remaja.

Beberapa dari Anda mungkin ada yang bertanya-bertanya berapa batasan makan telur yang baik? 1 butir kuning telur mengandung kolesterol 200 mg. Per hari tubuh hanya memerlukan 200 mg kolesterol. Jadi, maksimal hanya boleh 1 butir kuning telur per hari. Tapi untuk putih telur sih tidak masalah.

Tips Mengkonsumsi Telur

 

Putih telur mengandung zat yang berfungsi menetralisir kolesterol jahat pada kuning telur. Bila Anda memakan kuning telur berikut putihnya (telur utuh), maka efek merugikan dari kuning telur akan menghilang. Beberapa jenis kue seringkali hanya menggunakan kuning telur, sehingga dapat berbahaya bagi Anda yang berkolesterol tinggi bila dimakan berlebihan.

Pilihan terbaik adalah mengkonsumsi satu kuning telur berbanding dengan dua atau tiga putih telur. Jika Anda membuat telur dadar, pecahkan satu telur utuh lalu tambahkan putih telur lain. Makan dengan roti, maka Anda mendapatkan sarapan yang sempurna.

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan ekstra, Anda dapat memilih telur ayam organik yang mengandung asam lemak omega-3. Telur jenis tersebut dihasilkan oleh ayam petelur yang diberi makan biji-bijian yang kaya omega-3. Ayam petelur yang dipelihara di peternakan umumnya tidak menghasilkan telur dengan omega-3 karena hanya makan pakan biasa.

Telur rebus adalah pilihan yang lebih sehat karena tidak ada tambahan lemak selama memasak. Bila Anda memasak telur orak-arik atau ceplok, gunakanlah minyak sawit/minyak kelapa yang lebih sehat daripada mentega. Lebih baik lagi bila Anda menggunakan wajan teflon (yang tidak lengket) tanpa tambahan mentega atau minyak.

Telur memang menyehatkan dan penuh dengan berbagai nutrisi menyehatkan. Jadi setidaknya Anda mengonsumsi telur, baik putih maupun kuningnya, dua sampai tiga kali dalam seminggu.

0 komentar:

Poskan Komentar